Paul Pogba baru-baru ini menghantarkan Prancis menyabet pemenang di Piala Dunia 2018. Tetapi, nasib bintang yang beroperasi sebagai gelandang Manchester United tersebut berbeda jauh di kelas klub.

Pogba tidak sanggup tampil maksimal dengan Setan Merah. Pesepakbola menginjak usia 25 tahun tersebut bahkan terus menerima kritikan atas permainannya.

Tak sedikit yang menyebut bila Pogba tak layak bertanding di MU sehingga kewalahan memperlihatkan permainan paling baiknya. Oleh lantaran itu, dirinya harus memperoleh klub yang sanggup memaksimalkan talentanya.

Berikut ini empat kesebelasan yang layak bakal Paul Pogba seperti mana dilansir livescore Liga Prancis online.

Barcelona – Talenta Paul Pogba mampu menaikkan kekuatan kesebelasan apa pun di Eropa. Salah satu sebab utama guna hijrah ke Barcelona lantaran gaya aksi mereka. Barca masa ini mengadopsi pendekatan yang sedikit lebih fungsional lalu efisien di bawah didikan Ernesto Valverde.

MU didikan Jose Mourinho tampil sedikit lebih defensif. Paul Pogba enggak pas dengan gaya permainan itu lantaran bakalan membatasi kebebasan juga kans buat mengekspresikan dirinya lantaran diminta main sedikit lebih bertahan.

Pada kompetisi musim 2017-2018, eks bomber Juventus itu bekerja sama berserta Nemanja Matic di barisan tengah sebagai bintang yang beroperasi sebagai gelandang bertahan. Dikatakan prediksi bola penandatanganan Fred dari Shakhtar Donetsk tampak seperti perjuangan buat memberikan perubahan pada tugas Pogba.

Andai bersatu dengan Barcelona, Pogba sepertinya bakalan menggantikan eks superstar internasional Kroasia Ivan Rakitic. Dirinya bakalan bergabung berserta Phillipe Coutinho juga Sergio Busquets di barisan tengah. Pogba sanggup mempertontonkan kreativitasnya lantaran pekerjaan bertahan bakalan dipikul Sergio Busquets.

Manchester City – Kepergian ini pasti bakal menjadi begitu kontroversial. Tetapi livescore┬ámengatakan, Pogba memang rasa-rasanya sedikit lebih pas berserta gaya Josep Guardiola. City menggunakan skema 4-3-3, dengan Kevin de Bruyne lalu David Silva bekerja sama di barisan tengah serta Fernandinho bertugas menyediakan perlindungan juga keseimbangan.

Tetapi, Silva waktu ini sudah enggak muda lagi. Dirinya telah menginjak umur 32 tahun lalu masanya di kesebelasan enggak bakalan lama lagi. Kemunculan Paul Pogba di Etihad Stadium boleh dijadikan sebagai penerus jangka panjang bakal bintang yang beroperasi sebagai gelandang asal Spanyol ini.

Pogba sanggup dijadikan sebagai ancaman untuk pemain bertahan lawan juga mampu membuat gol lewat jarak jauh. Tak hanya itu, dirinya cukup tinggi yang berakibat mampu menunjang City bertahan dari situasi set pieces juga sepak pojok karena anak asuh Guardiola enggak banyak yang tinggi. Kepergian ini bakalan memicu City bertindak sebagai penantang trofi Premier League juga Liga Champions.

Juventus – Walaupun Pogba tampak seperti penggawa yang senang tantangan anyar juga suasana baru, pulang ke Juventus tetaplah begitu masuk akal. Barisan sentral Juventus yang terdiri dari Miralem Pjanic, Blaise Matuidi juga Sami Khedira mempunyai kemampuan yang fantastis. Kemunculan Pogba sekadar bakalan menambah power barisan tengah mereka.

Penggawa Prancis tersebut sanggup meningkatkan catatan gol juga assist-nya di Juventus. Lebih-lebih Juventus berhasil mendatangkan Cristiano Ronaldo pada kompetisi musim panas ini yang berakibat mereka boleh bertarung di setiap ajang.

Seperti yang dilaporkan berita Bola, Pogba memperoleh keberhasilan besar waktu tampil dengan Juventus. Pogba sempat mengenal suasana di Turin juga sempat tampil dengan sejumlah penggawa kayak Mario Mandzukic, Leonardo Bonucci juga Andrea Barzagli.

Real Madrid – Real Madrid lagi mengarungi masa-masa baru dengan berusaha melupakan Cristiano Ronaldo lalu Zinedine Zidane. Kebijakan transfer pesepakbola pada Los Blancos jua berubah beberapa saat ini sehabis enggak mengerjakan belanja besar serta sedikit lebih memilih merekrut bomber muda.

Tetapi, Los Blancos jua perlu menghadirkan penggawa bintang biar sanggup terus memperoleh prestasi. Madrid perlu melewati rekor transfer buat membeli penerus Cristiano Ronaldo.

Kemunculan bomber seperti Paul Pogba sanggup mengembalikan kejayaan Madrid sebagai kesebelasan bertabur mega bintang. Pogba mampu dijadikan sebagai ikon baru di Santiago Bernabeu pasca hengkangnya Ronaldo.

4 Penjaga gawang Pelapis yang Layak Bermain Reguler

Penjaga gawang adalah satu dari sekian banyak bagian vital dari kesebelasan sepakbola. Tugas kunci mereka merupakan mencegah sarangnya dijebol pesepakbola lawan.

Jadi penjaga gawang pelapis jelas saja bukanlah tugas yang enteng. Mereka hampir tak memperoleh peluang bertanding kecuali penjaga gawang kunci mereka cedera atau mendapat skorsing.

Kini ada beberapa penjaga gawang pelapis yang memiliki kemampuan spektakuler. Kemampuan mereka tak kalah dengan penjaga gawang utama jika diberi peluang main yang lebih panjang.

Berikut ini empat penjaga gawang pelapis yang layak jadi kiper kunci menurut livescore.

Sergio Romero – Kiper kunci tim nasional Argentina itu cuma menjadi penjaga gawang pelapis di level tim. Sergio Romero kala ini adalah pelapis David De Gea di Setan Merah.

Romero adalah seorang yang lumayan penting untuk La Albiceleste tapi ia belum memperoleh banyak peluang di Old Trafford. Romero bakal mendapat keuntungan raksasa dengan pergi dari United sebab dia nyaris tak mungkin menyingkirkan De Gea menjadi penjaga gawang nomor satu United.

Tapi dikatakan prediksi bola, United terus ingin menjaga Romero. Pasalnya, punya 2 penjaga gawang level dunia dalam skuat cuma bakal mengembangkan kompetisi guna tempat kunci di bawah mistar. Apabila salah satunya tidak ikut serta, tim tak butuh bingung memburu penggantinya.

Kevin Trapp – Gianluigi Buffon merapat bersama-sama jawara Prancis PSG pada kampanye musim panas. Ini berarti Kevin Trapp jadi penjaga gawang ke 3 mereka pada kampanye musim ini.

Pemain berumur 28 tahun itu mencatatkan 48 catatan tidak kebobolan dalam 91 laga untuk tim Paris. Ia jua memiliki rekor tidak kemasukan ketika menghadapi klub sebagaimana Bordeaux, Lille, serta Guingamp di Ligue 1 sepanjang ini.

Trapp perlu kompetitif dengan Manuel Neuer serta Marc-Andre ter Stegen di tim nasional Jerman. Apabila tak main reguler di tingkat klub, kesempatannya untuk memperoleh panggilan di level internasional bakal tertutup.

Sven Ulreich – Masih dari laporan situs berita Bola yang sama, Sven Ulreich bakal terus sulit mendapatkan peluang main reguler usai gabung Bayern Munchen pada 2015 melalui VfB Stuttgart. Pasalnya, dia tak mungkin menyingkirkan Manuel Neuer di bawah mistar.

Bintang Jerman itu jadi starter 176 kali guna Stuttgart serta menjadi salah satu bagian vital dari mereka. Tapi, ia terus menghabiskan kebanyakan waktunya di kursi pemain pengganti usai gabung ke Allianz Arena.

Musim kemarin Ulreich memperoleh kesempatan berlaga setelah Neuer menderita cedera lama. Walau membikin beberapa blunder, Ulreich bisa menunjukkan jika dia layak main di tim papan atas.

Mattia Perin – Mattia Perin belum lama gabung Juventus dari Genoa di bursa transfer musim panas tahun ini dengan harga 12 juta euro. Tapi dikatakan Liga Spanyol, ia hanya bakal bertindak sebagai pelapis Wojciech Szczesny di Turin.

Perin telah membuktikan kualitasnya selama bertahun-tahun terakhir serta menjadi rival Gianluigi Buffon di tim nasional Italia. Ia sudah membikin setingkat lebih dari 150 permainan buat Genoa tapi kini tak akan memperoleh banyak peluang di Juventus.

Massimiliano Allegri bakal merotasi dua penjaga gawangnya sepanjang kampanye musim ini. Bintang berusia 25 tahun ini tentu saja layak menjadi penjaga gawang kunci di tempat yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published.