Dewan Juventus John Elkann tak menutup kemungkinan Gonzalo Higuain bakal keluar dari tim di bursa transfer tahun ini. Takdir Higuain dapat ditenuntukan sehabis Piala Dunia esok. Juventus menghadirkan Higuain di tahun 2016 seharga 90 juta euro dari Napoli. Ujung tombak Argentina tersebut sukses meraih 2 title Serie A & Coppa Italia. Tapi, sehabis berjalan 2 kompetisi musim, Higuain dikatakan masuk didalam lis jual Juve. Performa punggawa berumur 30 tahun tersebut disebut telah turun. Higuain menurut informasi ready diproyeksikan menjadi alat barter untuk menghadirkan Alvaro Morata dari Chelsea. Transfer sang punggawa juga dapat terwujud di bursa transfer tahun esok.

“Sangat sukar menilai market transfer di tahun Piala Dunia,” menurut Elkann sebagaimana dilansir Football Italia. “Segalanya dapat terwujud. Kami bakal menyaksikan sehabis Piala Dunia, tapi tak banyak yang dapat kami katakan saat ini.”

Higuain dapat membikin 32 skor dari 55 performa di kompetisi musim perdananya membantu Juventus. Kompetisi musim ini dia cuma sukses memperoleh 23 skor dari lima puluh laga di seluruh panggung kompetisi.

Pogba Terlampau Banyak Omong

Legenda Prancis, Emmanuel Petit meluncurkan kecaman kasar kepada Paul Pogba. Menurutnya Pogba sekarang telah kehabisan waktu & musti lekas menunjukkan talenta yang sebenarnya. Permainan-permainan Pogba di tingkat tim memang tak seperti yang diinginkan. Manchester United menginvestasikan duit banyak untuk menghadirkan Pogba dari Juventus, namun sampai sekarang sang punggawa tidak jua memenuhi harapan. Hal-hal yang serupa terwujud di timnas Prancis. Terakhir, ketika Prancis melakoni pertandingan persahabatan melawan Italia (3-1), Sabtu (2/6) dini hari WIB sebelumnya, Pogba mendapatkan hujatan berbentuk siulan dari pendukung Prancis yang kesal dengan performanya.

Pogba berulang kali mengatakan jika ia merupakan sorang pimpinan, & ia telah mengerjakannya beberapa kali dengan MU kompetisi musim ini. Tapi di masa yang serupa, ia jua main jelek di sejumlah pertandingan vital, hal-hal ini memperlihatkan jika Pogba tak stabil. Lebih lanjut, Petit menganggap sudah waktunya Pogba menjawab semua kecaman dengan permainan-permainan di arena pertandingan, bukan cuma dengan kata. Bila ia mau jadi pimpinan, buktikanlah kepemimpinan tersebut di arena pertandingan.

“Dia (Pogba) selalu bilang jika ia mau jadi pimpinan team, lumayan fair, namun saya yakin sebelum mengungkapkan tersebut di koran, ia musti menunjukkannya di arena pertandingan,” terang Petit Dilansir dari irishexaminer. “Saya pikir bila kamu mau jadi pimpinan, ini merupakan hal-hal alamiah. Ini bukanlah sesuatu yang harus kamu ucapkan, ini merupakan hal yang musti kamu tunjukkan.”

Ulasan di livescore pertandingan Liga Prancis, Petit mengatakan jika Pogba merupakan punggawa yang masih membutuhkan arahan. Karenanya, ia menganggap Pogba memang sekali-kali musti dipermak untuk menjadikannya berkembang & menyuguhkan performa yang bagus.

“Sebagai contoh, pertandingan vs Manchester City, saat mereka (MU) sempat tumbang 0-2 namun berbalik meraih kemenangan 3-2. Ia tadinya terus dikecam didalam sejumlah pekan belakangan namun ia lalu memperlihatkan permainan-permainan yang sangat istimewa. Ia merupakan punggawa terbeken pertandingan tersebut. Inilah sikap Pogba. Ia paham ia mempunyai kemampuan besar namun terkadang ia harus dipermak untuk melaksanakannya.”

Mungkin saja komentar Petit Ini ada betulnya, bila merujuk pada penampilan sang punggawa yang naik turun di sepanjang kompetisi musim kemarin, di mana hal-hal tersebut telah menjadikannya dikesampingkan oleh Jose Mourinho di sejumlah laga.

Inilah tulisan kami. Semoga bisa menambahkan wawasan mengenai sepakbola anda semua. Tunggu rumor Liga Inggris kami lain, pastinya di blog kesayangan anda semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published.